GRANTIKA PUJIANTO
Blitar, East Java. INDONESIA

I like Adventure, Enjoying the Beauty of Nature, Writing, Drinking Coffee, Photography, Cinematography and Code is my life | do not forget to smile |

Blog

Haul Bung Karno ke 48 (21 juni 1970 – 21 juni 2018)

By on June 21, 2018

Di Haul Bung Karno yang ke 48 kali ini saya merasa bangga dengan banyaknya tokoh penting yang hadir di Blitar, tetapi disisi lain saya merasa sedih karena ada unsur politik yang tidak sehat, bagi warga blitar ini adalah momentum yang besar dan sakral, tetapi kenapa momentum sebesar dan sesakral ini masih di tunggangi dengan politik praktis, bahkan sudah membawa nama Agama atau golongan tertentu serta silsilah keluarga yang sudah Almarhum.

Yang paling saya khawatirkan nanti itu jika Agama/ keyakinan sudah di bawa ke politik praktis adalah tidak akan ada gubernur muslim di bali, tidak akan ada gubernur muslim di NTT, kenapa? karena di bali gubernurnya harus hindu, di papua harus kristen di jawa juga begitu, karena apa? karena mereka harus memilih pemimpin yang seiman, meskipun pemimpin yang tak seiman itu baik kinerjanya.

Bahkan yang sudah seiman saja masih menggunakan berbagai macam cara untuk menjatuhkan lawan politiknya, dengan cara cara yang menurutku masih di perbincangkan banyak orang, ada yang menyebut pemimpin harus laki laki, ada yang menyebut pemimpin harus dari keturunan ini itu dengan alasan karena untuk meneruskan perjuanganya, bahkan perjuangan seseorang sudah almarhum yang tidak seharusnya di bawa-bawa dalam politik tertentu/praktis.

Bagi saya seseorang yang nggak sama dalam agama/keyakinan/golongan kita, mereka adalah sama dalam kemanusiaan, dan kita tidak boleh mengkafirkan orang yang beda agama karena kita tinggal di negara dan bangsa yang sama, kita juga tidak bisa memilih dilahirkan oleh keturunan apa? ntah itu china, arab, melayu ataupun pribumi.

Orang yang menganggap keberagaman sebagai ancaman, itu berarti mereka tidak menghargai adanya Tuhan, Tuhan bisa membuat keberagaman dalam waktu singkat, tetapi Tuhan berkehendak lain, dengan adanya keberagaman itu supaya kita saling menghargai dan menghormati.

Mari kita menjadi pribadi yang cerdas dan bijak dalam memilih dan menentukan pilihan, semoga demokrasi kita tetap terjaga dan harmonis, seperti apa yang di cita-citakan bung karno dan kita semua untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ‘NKRI’.

#blitar
#soekarno
#bungkarno
#haulbungkarno
#grantikapujianto

TAGS
RELATED POSTS

LEAVE A COMMENT